21 May 2009

UNIK UNIK....




desain itu gak selamanya kaku, desain itu harus ngikutin jaman alias fleksibel...selain itu desain juga harus punya eksistensi di jamannya atau gak lekang oleh waktu...

ngomong2 soal waktu ada kaitannya sama musim yg skarang sering berubah2 sama seperti suasana hati hahaha...
y kadang ujan kadang panas banged. nah,
biasanya kalo uda kayak gini ada pepatah yg sering kita denger, "sedia payung sebelum hujan", nah ini ada sesuatu yg unik bangetttt...
pasti semua taw khan payung lipat itu bentuknya kayak apa, nah ini ada "penemuan" unik, yaitu payung bunga mawar...

dari jauh keliatan kayak bunga mawar di dalem vas, tapi coba kalo dilihat lebih teliti lagi, ternyata itu payung lipat yang diletakkan vertikal. lucu juga y mirip bunga mawar.

desainnya unik banget, praktis bwt dibawa kemana2. desain ini namanya Rosella Folding Umbrella yang merupakan hasil karya desainer dari Seoul, Korea Selatan sana dalam Seoul Design Week yg diadakan oleh Nothing Design Group.





















selain itu ada lagi desain2 unik lainnya yang merupakan produk daur ulang.

gambar di samping ini pasti semua orang udah kenal, yup...itu logo dari Recycle. nah logo itu ga cuma sekedar hiasan aja, di dunia desain logo itu dianggap penting banget karena desain yg di daur ulang itu merupakan desain cerdas...gak percaya???

gambar di atas emang unik banget...coba deh bayangin bunga dari plastik ini dibuat dari botol minuman bekas yang dibersihkan trus dibentuk jadi bunga dan keranjang sampah...cerdas banget khan??? di luar negeri, produk daur ulang itu merupakan produk yg cukup mahal untuk dijual lagi, karena para distributor itu selain menjual produk, mereka juga menjual ide....taw kahn sekarang kalo ide itu ternyata mahalll...

Moroso Binta Armchair - Africa inspired


moroso-armchair-binta-2.jpg

Moroso proves with the Binta Armchair that modern design can be creative, colorful and inspiring. Surely this Africa-inspired chair will take centre stage in any room – it certainly deserves to. Why? Because the Binta Armchair takes beloved elements, so evocative of Africa, and brings them together into one stunning piece of furniture. It’s not often we find such vivid cultural references: the form of a thick, firmly-rooted baobab tree; the textiles a fusion of traditional Wax fabrics worn by African women. The sculptural shapes puts one in mind of African wood carvings, yet the polyurethane rubber base is soft and inviting. Why not select a cluster of Binta armchairs to add a bright, welcoming conversation spot in any room? Mix n’ match for optimal effect.


Sound Absorbing Screen - Airflake Wall Coverings by Abstracta also store magazines


18 May 2009

GOOD IN DESIGNING

kali ini aq pengen ngebahas tentang masalah lingkungan yg lama2 ga keruan gitu..
habis yg aq rasain slama ini panas matahari makin nyengat aja, trus juga kmaren sempet nonton film "Knowing" yg dibintangi papaku hehehe... Nicholas Cage tentang percikan "kecil" dari letusan matahari yg nyampe ke bumi yg bisa ngancurin smua ini bumi,,,

hwaaa..ngeri >.<

dwsw

Design Will Save The World is a sensibility that I can dig, I think design could save the world, but only if designers focus on what is important. As Victor Papanek said in his ground breaking book “design for the real world” (published in the ’70s):

There are professions more harmful than industrial design, but only a very few of them. And possibly only one profession is phonier. Advertising design, in persuading people to buy things they don’t need, with money they don’t have, in order to impress others who don’t care, is probably the phoniest field in existence today.


Victor Papanek itu emg pemerhati lingkungan bangeddd...
yah walaupun banyak orang yg mencoba merusak lingkungan tapi banyak juga yg ingin menyelamatkan lingkungan dari efek global warming yg lagi heboh...

kerasa banget efeknya kyk kmaren tiba2 aja cuaca berubah drastis, itu udah mulai keliatan efek dari global warming...
menurut yg aku baca di bukuny Pak Victor, smakin lama es di kutub selatan uda mencair sejak tahun 1980an gara2 berkembangnya industri-industri di negara2 maju...
huah,,,,ngeri banget

y skarang sih kesadaran aj bwt kita, para arsitek bwt lebih memperhatikan lingkungan lagi..
gimana caranya biar kita bisa manfaatin barang2 disekitar kita supaya bisa di recycle, reuse


05 March 2009

ARTIFICIAL ECOLOGY

artificial ecology

ekologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. dalam istilah biologi ekologi menitikberatkan pada hubungan antara suatu organisme dengan organisme lain(lingkungan hayati) dan antara organisme lainnya dengan lingkungan fisik-kimia (lingkungan non-hayati) pada suatu ekosistem.
lingkungan non-hayati ini meliputi lingkungan buatan manusia, pada pembahasan arsitektur lingkungan ini merupakan suatu wadah yang dapat menampung aktivitas manusia dengan menciptakan space yang berupa suatu bangunan.

dalam lingkupannya ekologi buatan memberikan suatu space dengan berbagai macam ukuran dan fungsi. fungsi dari lingkungan buatan ini didasarkan atas kebutuhan manusia dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. lingkungan buatan ini harusnya memenuhi syarat yang ditentukan sesuai apa fungsi dari bangunan tersebut. misalnya dalam konteks formal, sebuah kantor, disini bagaimana seorang arsitek dapat menciptakan suatu ruang dengan batas-batas kegiatan kantor tanpa harus membatasi gerakan orang yang beraktivitas di dalamnya. selain itu juga harus menciptakan ruang gerak yang nyaman tanpa menimbulkan kesan yang monotone di dalamnya serta dapat memberikan kesan yang fresh di dalam ruangan.

suatu desain yang menitikberatkan pada hubungan ekologi serta interaksi antar pelaku pengguna ekologi buatan harus mempunyai "awarness" terhadap hubungannya dengan lingkungan. alam memberikan kita kehidupan, sehingga kita harus menjaganya dengan memberikan kontribusi sebagai pengguna ekologi. sebagai arsitek dalam mendisain suatu bangunan harus memperhatikan lingkungannya dengan memanfaatkan potensi alam yang terdapat di dalam ruang lingkup pekerjaannya.

dengan menggunakan material bangunan sebagai contoh, sebuah desain dapat dikatakan "bersahabat" dengan lingkungannya apabila dapat saling mendukung satu sama lain. misalnya menggunakan atap canopy untuk menghasilkan natural day lighting pada siang hari pada Marco Polo International Airport in Venice, Italy. atap canopy tersebut mampu mendukung ketersediaan suplay cahaya matahari ke dalam bangunan, hal ini dapat menghemat penggunaan listrik pada siang hari. panel canopy ini mendistribusikan cahaya matahari kemudian diteruskan ke bawahnya sebagai "natural lighting".

seperti pada buku "The Green Imperative: Ecology and Ethics in Design and Architecture" karya Victor Papanek mengatakan:
"both time and place give designers the confidence that the skills and talents that we bring to our work will contunue to be valuable in the futures to come. yet this must make us extremely careful about what we design and why. the changing environment of our fragile planet is a result of the things that we do and the tools that we use. now that the changes that we have brought about are so major and so threatening it is imperative that the designers and architects play their part in helping to find solutions."

jadi selama ketersediaannya material di alam, kita sebagai arsitek harus mampu memanfaatkan serta mengolahnya, bila perlu menggunakan material yang dapat didaur ulang, "recycle, reuse, and dispose responsibility" merupakan slogan yang harus diperhatikan dalam menggunakan material agar lingkungan alami dan lingkungan buatan mencapai titik seimbang.

24 February 2009

digitalisasi dalam arsitektur

Masuknya era digital ke dalam dunia arsitektur bukanlah merupakan hal yang baru. Digitalisasi di dalam dunia arsitektur lebih menekankan pada output dalam proses perancangannya. dalam hal ini dirasa cukup efisien dan praktis.

Dalam hal di atas, software dan hardware komputer memegang peranan penting dalam beberapa proses pengembangan arsitektur digital ini baik dalam bentuk, ruang dan strukturnya di samping konsep arsitektur digital itu sendiri.

Pengetahuan mengenai konstruksi yang menekankan detil, baik dalam struktur maupun kreatifitas, melahirkan bentuk arsitektur sebagai sebuah karya seni digital. Tentunya bentuk-bentuk yang dihasilkan sangat jauh berbeda dengan arsitektur yang sering kita jumpai umumnya saat ini, yang cenderung memiliki sudut kaku, bidang lurus, dan lain sebagainya. Namun di lain sisi, bentuk arsitektur digital sangat sulit untuk dipahami bila mengacu kepada kaidah arsitektur tradisional. Yang menjadi inti pertanyaan adalah, apakah tujuan dari arsitektur digital ini. Apakah arsitektur digital hanya bisa dilihat dalam bentuk virtual saja dalam komputer atau memang dipikirkan agar dapat direalisasikan dalam bentuk bangunan dalam kehidupan nyata.


pada perancangannya baik dalam format 2D maupun 3D, CAD
sebagai salah satu media men-digital space-kan arsitektur, menurut kemampuannya yang tak terbatas tadi sesuai dengan kebutuhan daya jelajah untuk merancang ruang.

Terkadang agak sulit untuk mewujudkan arsitektur digital dalam dunia nyata. Arsitektur digital bermain dalam dunia yang sangat luas dan bebas tanpa hambatan apa pun. Kesan ruang yang diciptakan sangatlah dinamis yang kaya akan lekukan, kurva asimetris dan lainnya. Dalam konsep pemikiran input suatu perancangan bangunan orang awam yang melihatnya mungkin tidak paham dan kesulitan untuk mencerna konsep, keinginan atau bentuk yang sebenarnya.

Tentunya dalam menghasilkan bentuk arsitektur tersebut berawal dari konsep yang kuat, dan dipikirkan secara matang. Namun saking rumitnya konsep dan pemikiran sang arsitek, maka produk yang dihasilkan untuk saat ini hanya dapat diwujudkan dalam dunia komputer semata. Atau paling realistis dalam bentuk maket bila dibawa ke dunia nyata. Sambil menunggu material dengan teknologi tinggi yang dapat mewujudkan ide arsitek menjadi kenyataan.

Digitalisasi dalam arsitektur juga harus diimbangi dengan soft skill yang dimiliki, yaitu menggambar dengan freehand yang dapat menentukan bagaimana karakter gambar seorang arsitek. dengan adanya digitalisasi dalam arsitektur juga tidak melupakan gambar sketsa.


source:http://www.ideaonline.co.id/blog/?p=144


 
◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates Blogger Styles